Tradisi Lisan sebagai Perekat Kerukunan Umat Beragama
  • 18 Agustus 2015
  • 211x Dilihat
  • berita

Tradisi Lisan sebagai Perekat Kerukunan Umat Beragama

Masyarakat telah kehilangan kepercayaan dan panutan hidup dalam berbangsa dan bernegara Hal ini disebabkan oleh fanatisme para pemimpin yang lebih mengutamakan kepentingan politik, dan kelompoknya sehingga menimbulkan  konflik dan kerusuhan di berbagai daerah di negara ini. Kerusuhan itu tidak hanya kehilangan harta, benda, dan nyawa, tetapi juga hilangnya harmoni dan kepercayaan terhadap sesama warga.

Demikian disampaikan Achmad Sidiq peneliti lektur khazanah keagamaan Balai Litbang Agama Semarang (Blas) dalam seminar hasil penelitian “Nilai-nilai Kerukunan dalam Tradisi Lisan di Jateng, NTB, Kalsel, dan DIY,” di kampus Balai Diklat Keagamaan Semarang, Selasa (18/8). Ia menambahkan  terkesan agama sumber konflik sehingga kerukunan umat beragama yang sudah terjalin harmonis mulai pudar.