Penelitian Kekerasan Seksual Membutuhkan Ketrampilan Khusus
  • BLA Semarang
  • 12 Juli 2023
  • 95x Dilihat
  • berita

Penelitian Kekerasan Seksual Membutuhkan Ketrampilan Khusus

Penelitian kekerasan seksual (KS) di kampus, tidak semudah mengembalikan telapak tangan. Namun membutuhkan ketrampilan khusus untuk mengungkap kejadian KS. Penelitian ini menyangkut pada kehidupan yang bersifat privat. Harus mencari key person, orang kunci yang bisa mendapatkan data.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Prof. Suyitno dalam kegiatan Review Finalisasi Instrumen Pengukuran Deteksi Dini dan Mitigasi Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Keagamaan, di Hotel Dafam Semarang, Rabu (12/7).

Penelitian ini tidak cukup mengunakan kuesioner karena kuisioner tidak bisa menggambarkan, makanya yang paling tepat adalah participatory research.

“Kalau mau serius kita melakukan pembekalan kepada orang terdekat untuk memperoleh data,” ungkap Suyitno.

Suyitno mengingatkan, penelitian ini tidak bisa diukur dengan kuesioner. Kuesioner hanya pelengkap. Kita butuhkan triangulasi. Itulah kenapa saya selalu mencerewerti instrumen.