Dikenal atau Tidaknya Sebuah Jurnal Tidak Lepas dari Peran Publikasinya
  • 25 Januari 2022
  • 114x Dilihat
  • berita

Dikenal atau Tidaknya Sebuah Jurnal Tidak Lepas dari Peran Publikasinya

Balai Litbang Agama Semarang mengawali kalender kegiatan 2022 dengan fokus kepada publikasi Jurnal. Setelah minggu lalu menggodok Jurnal SMaRT, kali ini giliran "saudara kandung" Jurnal SMaRT yaitu Jurnal Analisa yang menggunakan Bahasa Inggris. Ini merupakan Jurnal Internasional yang dimiliki oleh Balai litbang Agama Semarang. Agenda dimulai dengan tahap penyusunan terlebih dahulu. Tahap penyusunan meliputi langkah awal dalam penerimaan artikel yang masuk. Artikel yang masuk nanti akan diseleksi awal oleh tim Editor sebelum diserahkan kepada tim Reviewer.

Kegiatan Penyusunan ke 1 Jurnal Analisa Volume 7 Nomor 1 Tahun 2022 dilaksanakan di Hotel Pandanaran Semarang 25 Januari 2022. Hadir sebagai peserta sebanyak 24 orang dari tim Jurnal Analisa dan Jurnal SMaRT, Kepala BLA Semarang dan peneliti BRIN.

Dalam keynote speech pembukaan Kepala Balai Litbang Agama Semarang, Dr. Samidi, S. Ag., M.S.I. memberikan informasi bahwa pengelolaan Jurnal Analisa masih dikelola oleh BLA Semarang (Kemenag). "Untuk itu kita sudah membentuk tim pengelolanya. Dalam pengelolaan jurnal kita masih bekerjasama dengan Mitra Bestari. Dimana untuk kepakarannya tidak perlu diragukan. Sehingga artikel yang lolos seleksi memang benar-benar artikel yang layak publish. Perubahan struktur dewan redaksi ini diharapkan mampu memberikan nuansa baru sehingga kualitas Jurnal Balai Litbang Agama Semarang ada peningkatan dari sebelumnya", ungkap Samidi.

Hal ini tidak terlepas dari peran tim IT dan publikasi website BLA Semarang. "Tim web harus lebih rajin untuk mengunggah setiap kegiatan di web yang dilakukan BLA Semarang untuk kepentingan publikasi. Karena dikenal dan tidaknya Jurnal Analisa tidak lepas dari publikasi", imbuh Samidi.

Priyono