ANALISIS KONFLIK PENDIRIAN SANGGAR KEROHANIAN SAPTA DARMA DI REMBANG

Arnis Rachmadhani

Abstract


The destruction of Sanggar Candi Busono (Sapta Dharma) in Rembang, Central Java in 2015 has shown a disharmony relationship between the adherents of Sapta Darma and those who refused it. This article describes the results of conflict analysis through the elements of conflict and chronological analysis of the vandalism of Sanggar Candi Busono (Sapta Dharma) in Blandok, Plawangan Village, Kragan Rembang. This study uses descriptive analysis method of qualitative data collected through interviews, observations, and document review. The findings of this study are that the construction of Sanggar Candi Busono (Sapta Dharma) becomes a trigger for unharmonious relationship between adherents of Sapta Darma and the local residents. Besides there are differences in reference to the regulations by the two parties in which the Sapta Darma referred to the Joint Regulations of Minister of Home Affairs and Minister of Culture and Tourism No. 43 of 2009 and No. 41 of 2009. While the religious scholars, community leaders and Blandok pleople rejected on the basis of Joint Regulations of the Minister of Religious Affairs and Minister of Home Affairs No. 9 of 2006 and No. 8 of 2006. The chronological conflict also denoted that the Rembang government has initiated conflict resolution effort by issuing the regulations of the use of Sanggar Candi Busono only for meeting activities but not functioned as a place of worship. It can be also used as a learning center for the followers of Sapta Darma and community in Blandok and surrounding areas.


Keywords


Conflict; Sapta Darma; Place of Worship; Sanggar Candi Busono

Full Text:

PDF

References


Ali, Mursyid (ed.). 2009. Pemetaan Kerukunan Kehidupan Beragama di Berbagai Daerah di Indonesia. Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama Republik Indonesia.

BPS Kabupaten Rembang. 2016. Buku Kecamatan Kragan Dalam Angka 2016. Rembang: BPS.

Bustami, Abd. Latif. 2005. Tuhan, AgamaMu Apa ? (Relasi Kuasa Republik dan Keyakinan Agama Publik. Artikel Dalam Kepercayaan Dalam Sebuah Realitas. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Dirjen Nilai Budaya , Seni, dan Film.

Cholil, Suhadi dkk. 2009. Laporan Tahunan Kehidupan Beragama Di Indonesia. Jogjakarta: CRCS UGM.

Coser. Lewis A. 1956. The Functions of Social Conflict. Simon and Schuster.

Departemen Agama RI. 1989. Pedoman Dasar Kerukunan Umat Beragama. Jakarta: Sekretariat Jenderal Departemen Agama Republik Indonesia.

Depdiknas, 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Geertz, Clifford. 1988. Konflik dan Integrasi, dalam Agama, Analisa dan Interpretasi Sosiologis oleh Roland Robertson, (terj.) A.F. Saifuddin. Jakarta: Penerbit Rajawali Press.

Ishomuddin. 2005. Sosiologi Perspektif Islam, Malang, Universitas Muhammadiyah Malang.

Jamil, Mukhsin. 2007. Mengelola Konflik Membangun Damai: Teori, Strategi, dan Implementasi Resolusi Konflik. Semarang: WMC IAIN Walisongo.

Kholiludin, Tedi. 2009. Kuasa Negara Atas Agama: Politik Pengakuan, Diskursus Agama Resmi, dan Diskriminasi Hak Sipil. Semarang: RaSAIL Media Group.

KUA Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang. 2016. “Laporan Tahunan Periode 2016”. Kemenag Rembang

Lubis, Ridwan. 2005. Agama dan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Artikel dalam Kepercayaan Dalam Sebuah Realitas. Jakarta: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Dirjen Nilai Budaya , Seni, dan Film.

Moleong, Lexy J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nazwar, Rifki. 1995. Kerukunan Hidup Beragama. Jakarta: Badan Litbang Kementerian Agama Republik Indonesia. Pemkab Rembang. 2019. “Geografis” dalam https://rembangkab.go.id/ uncategorized/geografis/ diunduh 23 April 2019 pukul 10.51 WIB.

Peraturan Bersama Menteri Agama Dan Menteri Dalam Negeri Nomor: 9 Tahun 2006 dan Nomor: 8 Tahun 2006 Tentang “Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, Dan Pembangunan Rumah Ibadat

Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: 43 Tahun 2009 dan Nomor: 41 Tahun 2009 Tentang “Pedoman Pelayanan Kepada Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa”.

Soekanto, Soerjono. 1987. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: CV. Rajawali.

Straus, Anselm dan Juliet Corbin. 2007. DasarDasar Penelitian Kualitatif; Tata Langkah dan Teknik-Teknik Teoritisasi Data. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zuriah, Nurul. 2006. Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan Teori-Aplikasi. Jakarta : Bumi Aksara.




DOI: https://doi.org/10.18784/smart.v5i2.789

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 arnis rachmadhani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.