NASIONALISME MELALUI PENDIDIKAN DI SEKOLAH PADA SISWA SMA DI WILAYAH PERBATASAN KALIMANTAN BARAT

Yustiani Yustiani

Abstract


The society in the border area often face a lot of problems. The available natural resources is not fully optimalized to improve the economy activity and the border society welfare. The human resources become one of the reason of thus situation. For example, people in border area prefer to work in Malaysia because of the preferable salary. This condition doesn’t support the sense of unity and nationalism for Indonesia society that live in the border area. Using qualitative approach, this article describe the nationalism internalisation through school education in senior high school students in the border area of West Kalimantan. The choosen school is SMA Negeri 1 Sekayam, Sekayam District, Sanggau Regency, West Kalimantan Province. The internalisation process of nationalism values in this school is being done through integration with the religious education subject, integration through the extra curricular activity, and also through school culture.

Keywords


nationalism, the religious education, an extra curriculer, school culture

References


Abdurrohman., 2014. Pengembangan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Solo : Tiga Serangkai Pustaka Mandiri

Al-quran dengan terjemahan. 2008. Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Ensiklopedi Nasional Indonesia (Jilid II). 1990. Jakarta : Cipta Adi Pustaka

Masykur, Anis, 2010. Kenali Desain Pendidikan di Wilayah Perbatasan, Studi Kasus Perbatasan Kalimantan Timur (Indonesia – Malaysia) dalam Edukasi Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, Volume 8 Nomor 1 Januari – Agustus 2010. Jakarta : Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan.

Moleong, Lexy J. 2008. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muawanah, 2015. Nasionalisme Melalui Pendidikan Agama pada Peserta Didik SMA/SMK/MA di Wilayah Perbatasan Kalimantan Barat dalam SmaRT Volume 01 Nomor 02 Desember 2015 ISSN 2460-6294. Semarang: Balai Litbang Agama Semarang.

Muhyidin, 2009. Pendidikan Agama Islam untuk SMA/SMK kelas XII. Jakarta : Erlangga.

Muzayanah, 2015. Nasionalisme Masyarakat Perbatasan dalam Prosiding Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Volume 02 Nomor 01 Tahun 2015. ISSN : 2354-5747. Semarang : Balai Litbang Agama Semarang.Soegito, HAT, 2016. Wawasan Kebangsaan dalam Prosiding Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2015. ISSN : 2354-5747. Semarang : Balai Litbang Agama Semarang.

Profil SMA Negeri 1 Sekayam pada Tahun 2014/2015

Silabus Pendidikan Agama SMA Negeri 1 Sekayam pada Tahun 2014/2015

Soegito. HAT. 2015. Wawasan Kebangsaan dalam Prosiding Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Volume 02 Nomor 01 Tahun 2015. ISSN: 2354.574. Semarang. Balai Litbang Agama Semarang.

Sugiyono, 2010. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Susilowati, Endah, 2012. Implementasi Kurikulum Pendidikan Karakter. Yogyakarta : Citra Aji Parana

Wibowo, A.M, 2015. Penanaman Nilai-nilai Kebangsaan Melalui Pendidikan Agama pada SMA di Perbatasan Negara. Studi pada SMA N 1 Jagoibabang, Bengkayang, Kalimantan Barat dalam Prosiding Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan. Semarang : Balai Litbang Agama Semarang.

Winarno, 2015. Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Bumi Aksara

Yuprieli. Pdt dkk, Pokja PAK.PGI, Suluh Siswa 3 Berkarya dalam Kristus. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen kelas 12 SMA/SMK. Jakarta. BPK Gunung Mulia.




DOI: https://doi.org/10.18784/smart.v4i1.578

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Yustiani Yustiani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.