AKTUALISASI AJARAN KONFUSIANISME DALAM MEMBANGUN NASIONALISME ETNIS TIONGHOA (Perspektif Etnis Tionghoa Surakarta)

Achmad Rosidi

Abstract


Etnis   Tionghoa   sering   mendapat   stigma   negatif   sebagai   warga   negara Indonesia,  karena     dianggap  kurang  memiliki  rasa  nasionalisme  terhadap NKRI. Etnis Tionghoa dianggap memiliki kecenderungan mempertahankan ajaran Konfusianisme yang berbeda dengan keyakinan masyarakat lokal, meskipun telah lama mukim di Indonesia. Fenomena tersebut berusaha diteliti dengan menggunakan paradigma kualitatif-fenomenologi untuk mengungkap kontekstualisasi ajaran Konfusianisme dalam membangun nilai-nilai nasionalisme. Hasil kajian menunjukkan bahwa ajaran Konfusianisme memuat nilai-nilai cinta tanah air sejak kecil, bermula dari penanaman moral yang luhur, berbakti pada orang tua, leluhur, dan hormat kepada orang yang lebih tua. Proses aktualisasi nilai-nilai cinta tanah air dalam Konfusianisme adalah penguatan moral generasi muda agar tidak mudah terkikis oleh perilaku yang merusak tatanan sosial dan tatanan bernegara dan penguatan integrasi etnis Tionghoa dalam kerangka NKRI dengan struktur masyarakat yang majemuk.

Kata kunci: Etnis Tionghoa, Konfusianisme, kontekstualisasi, aktualisasi, nasionalisme.


Full Text:

PDF

References


Alfarabi. 2010. Wacana dan Stigma Etnis

Tionghoa di Indonesia. Jurnal An-Nida- Vol.

Nomor 1 Jan-Mei 20l0.

Arif, Oesman. 2012. “San Cai: Tiga Entitas Utama Ontologi dari Filsafat dan Agama Khonghucu.” dalam http://spocjournal. com/filsafat/1 93-san-cai-tiga-entitas- utama-ontologi-dari-filsafat-dan-agama- khonghucu.html. diunduh 15 juni 2015.

Asmara, Nina. 2008. Humanisme dalam Agama Khonghucu: Studi terhadap Interaksi Sosial di Kelenteng Tjen Ling Kiong Yogyakarta. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Baum, Gregory. 2001. Nationalism, Religion and Ethics. London: McGill-Queens University Press.

Dawa, Markus D. L, 2009. Orang Tionghoa Dalam Negara Indonesia Yang Dibayangkan: Analisis Percakapan Para Pendiri Bangsa Dalam Sidang-Sidang BPUPKI dan PPKI. Jurnal VERITAS 10/2, Oktober 2009.

Hefner, Robert W. 2001. Civil Islam, Islam dan Demokratisasi di Indonesia (terj.), Jakarta: ISAI

Intan, Benyamin F. 2004. Public Religion ang the Pancasila-Based State of Indonesia, A Normative Argument within a Christian- Muslim Dialogue (1945-1998). Boston: Departement of Theology Boston University

Jauhari, Edi, et. al. 2012. Kesantunan Positif dalam Masyarakat Etnik Tionghoa di Surakarta: Kajian Sosiopragmatig. Jurnal Mozaik, Vol. 12, No. 2, 2012.

Kitab Si Shu (Kitab yang Empat).

Mubasyaroh. 2012. Dakwah pada Masyarakat Marginal di Kampung Pecinan Argopuro Kudus. Jurnal Ad-Din, Vol. 4, No. 1, Januari- Juni 2012. STAIN Kudus.

Peterson, Andrew. 2011. Civic Republicanism and Civic Education. Palgrave Macmillan.

Prihartanti, Nanik. 2008. Relasi Etnisitas Jawa- Cina dalam Masyarakat Majemuk. Jurnal Anima, Vol. 24 No 3. 2008.

Sulaiman, 2009. Agama Khonghucu: Sejarah, Ajaran, dan Keorganisasiannya di Pontianak Kalimantan Barat. Semarang, Jurnal Analisa Volume XVI, No. 01, Januari - Juni 2009.

Sukriyanto. 2000. Membangun Persaudaraan dengan Masyarakat Tionghoa. Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, Vol. 1 No 1, 2000.

Tanggok, M. Ikhsan. 2005. Mengenal Lebih Dekat Agama Khonghucu di Indonesia. Jakarta: Pelita Kebajikan.

Trinugraha, Yosafat Hermawan. 2010. Wacana dan Praktik Pembauran Pada Masyarakat Etnis Tionghoa dan Jawa Pasca Orde Baru: Studi kasus Paguyuban Warga Peduli (PAGARI) di Kampung Kebalen, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon,

Kota Surakarta. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana. Univ. Gajahmada. Yogyakarta.

Wahyu, Tri. 2015. “Keharmonisan Etnis Jawa dan Tionghoa di Perayaan Grebeg Sudiro”. dalam http://www.cnnindonesia.com/ gaya-hidup/20150217092905-269-32679/ k eh a r m o n i sa n - etn i s- j a wa - ti o n gh oa - di - perayaan-grebeg-sudiro/, diunduh 15 Juni

Yu-lan, Fung. 2007. Sejarah Filsafat Cina, Terj.

John Rinaldi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.




DOI: https://doi.org/10.18784/smart.v1i2.249

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Achmad Rosidi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.