Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
Wacana Keagamaan di Media Sosial

Wacana Keagamaan di Media Sosial

Jumat, 8 Januari 2021
Kategori : berita
300 kali dibaca

Kementerian Agama bertugas mengawal kerukunan umat beragama dan masyarakat damai. Beberapa usaha sudah ditempuh, seperti menjadikan tema diseminasi moderasi sebagai kontra radikalisme dalam grand designnya.

Demikian disampaikan Moch.Lukluil Maknun dalam Kegiatan Persiapan Penelitian Produksi Wacana Keagamaan Ulama di Media Sosial,di ruang rapat Balai Litbang Agama Semarang, Jumat (8/1). Ia menambahkan salah satu hal yang belum dan perlu dilakukan adalah melihat perkembangan produksi wacana ulama yang moderat di media sosial.

“Mengingat media sosial menjadi sarana dakwah juga yang intensitasnya semakin meningkat. Di satu sisi perlu disadari bahwa produksi wacana/konten yang dipahami sebagai teks tidak bs dilepaskan dari konteksnya. Dengan demikian, mengkaji hal ini tidak bisa berhenti hanya objek teks yang diproduksi semata, tapi juga sisi sisi lainnya, termasuk ideologi yang dibangun yang ada di baliknya,” ungkap Ulil.

Nur Ahmad menambahkan, kajian ini semakin mantap dengan hipotesis awal yang perlu dibuktikan bahwa ulama moderat tidaklah diam. Melainkan, mereka sedang melakukan konter terhadap dakwah ulama konservatif yang dulu pernah diramalkan Martin V Bruinessen akan menguasai media. Konservatif dekat dengan radikalis.

Kajian ini akan semakin mantap jika didukung dengan tidak hanya alat analisis wacan, tetapi juga social network analysis untuk memetakan jejaring, aktor dan pengikut, sharing konten, dan seterusnya. tandas Nur Ahmad Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Provinsi Jawa Tengah.


Sumber : Bidang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi

Penulis : Ozi

Editor : Ozi

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP