Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
Perdebatan Relasi Negara dan Agama

Perdebatan Relasi Negara dan Agama

Rabu, 14 Januari 2015
Kategori :
12 kali dibaca

Agama harus ditempatkan sebagai urusan individu, namun di Indonesia penempatan posisi agama ini masih menjadi perdebatan. Persoalanya terletak pada tidak tuntasnya perdebatan relasi negara dan agama. Pada satu sisi, Indonesia menegaskkan diri bukan negara sekuler, namun di sisi lain juga bukanlah negara agama.

Hal tersebut dikatakan Zakiyah, peneliti kehidupan keagamaan Balai Litbang Agama Semarang (Blas) dalam diskusi “Pengayaan Teori Resolusi Konflik” di halaman parkir BLAS, Rabu (14/01/2015). Ia menambahkan ketidakjelasan jenis kelamin negara agama atau sekuler, akibatnya batas antara wilayah negara dan agama menjadi kabur. Sehingga dalam banyak kasus negara terkadang turut campur dalam urusan keyakinan.

“Ketidakjelasan pola relasi negara dan agama ini juga mendorong kelompok mayoritas terus berupaya mempengaruhi dan menguasai negara agar selaras dengan sistem nilai mereka,” ungkap Zaki.


Sumber : Balai Litbang Agama Semarang

Penulis : Fathurozi

Editor : Fathurozi

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP