Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
Pengelola Jurnal Harus Kompeten di Bidangnya

Pengelola Jurnal Harus Kompeten di Bidangnya

Rabu, 20 April 2022
Kategori : berita
17 kali dibaca

Kegiatan Peningkatan Kompetensi Pengelola Jurnal Analisa BLA Semarang dilaksanakan di Hotel Grand Wahid Salatiga 20 - 22 April 2022. Hadir sebagai peserta sebanyak 25 orang, yaitu : pengelola jurnal Analisa, sekretariat jurnal Analisa, BRIN, dan UNNES. Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah : Noor Malihah, Ph.D ( INA Academic English Editing and Proofreading) dan Faizal Risdianto, S.S., M.Hum. (Relawan Jurnal Indonesia).

Pemimpin Redaksi Jurnal Analisa Dr. Muhammad Aji Nugroho melaporkan kepada Kepala BLA Semarang bahwa proses pengelolaan jurnal tidak banyak mengalami kendala. Bahkan sudah ada 60 penulis luar negeri yang sudah submit. Hal ini merupakan satu kebanggaan tersendiri buat pengelola Analisa. Dari sekian banyak artikel yang masuk, hanya 20 artikel dinyatakan lolos seleksi awal. Kemudian tahap berikutnya dikirim ke reviewer dan editor bahasa yang merupakan tahap seleksi yang terakhir. Dan pada pertengahan bulan Juni jurnal Analisa akan segera publish.

Dalam kesempatan yang sama Kepala BLA Semarang Dr. Samidi menyampaikan beberapa hal. Pertama memberikan apresiasi pada pengelola jurnal Analisa yang sudah bekerja secara maksimal. Selama ini kajian Analisa masih tentang 3 bidang penelitian. Karena target kita adalah Scopus, maka mau tidak mau kajian jurnal Analisa harus berubah lebih spesifik lagi bidang kajiannya. Untuk menaikkan level dari jurnal nasional ke internasional bukanlah hal yang mudah. Sehingga pengelola jurnal harus kompeten dibidangnya. Guna meningkatkan kemampuannya BLA Semarang mengadakan kegiatan peningkatan kompetensi bagi pengelola jurnal dengan mengundang narasumber yang kompeten dibidangnya.

Diakhir sambutannya Dr. Samidi berharap kepada pengelola jurnal untuk bersungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan menyerap ilmu dari narasumber agar bertambah ilmunya. Tetaplah bekerja dan bekerja, kerjakan apa yang bisa dikerjakan. Ujar Samidi

Priyono


Sumber : Balai Litbang Agama Semarang

Penulis : Priyono

Editor : Ryo Yudowirawan

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP