Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
Pengayaan Teori Penelitian Produksi Wacana Keagamaan di Media Sosial

Pengayaan Teori Penelitian Produksi Wacana Keagamaan di Media Sosial

Rabu, 13 Januari 2021
Kategori : berita
113 kali dibaca

Jika ingin melakukan penelitian media sosial seperti Youtube, Facebook, Instagram, Twitter, bisa mengunakan pendekatan analisis wacana. Namun saya sarankan untuk fokus pada media sosial twitter, karena pemilik akun bisa berintraksi langsung dengan pengikutnya.

Demikian disampaikan narasumber Dr. Nurul Hasfi, dalam kegiatan pengayaan teori Produksi Wacana Keagamaan (Moderat) Ulama di Media Sosial di Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Jawa Timur, di hotel Grand Wahid Salatiga, Rabu (13/01). Ia menambahkan kenapa pilih Twitter karena terbuka dan memiliki hastag.

“Peneliti juga bisa melakukan penelitian mengenai hastag yang sedang trending di Twitter dengan mengunakan pendekatan Social Nework analisis” tutur Nurul Hasfi, Peneliti Sosial Media dan Demokrasi, Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro Semarang.

Nurul Hasfi  mengatakan, Sosmed bisa dipakai secara positif atau negatif, itu tergantung pada memilikinya, saya pernah wawancara dengan mantan teroris, ternyata dia menjadi teroris karena terpengaruh dari media sosial.

Sementara Moch. Lukluil Maknun ketua tim penelitian ini mengatakan ada delapan peneliti yang akan melakukan kajian untuk memotret peran ulama mainstream dan mendukung atau evaluasi kebijakan, khususnya pada produksi wacana ulama moderat di media sosial.


Sumber : Balai Litbang Agama Semarang

Penulis : Fathurozi

Editor : Fathurozi

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP