Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
Merekontruksi Buku Panduan Manasik haji

Merekontruksi Buku Panduan Manasik haji

Kamis, 7 Mei 2015
Kategori :
84 kali dibaca

Buku manasik haji dan umrah terbitan Kementerian Agama kurang efektif dari segi kemanfaatan. Hal ini disebabkan distribusi buku selalu terlambat, sehingga kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) lebih memilih tidak mengunakannya. Bahkan mereka lebih mengunakan buku panduan yang diterbitkan sendiri.

Hal ini dikatakan Roch Aris Hidayat dalam kegiatan seminar hasil penelitian “Evaluasi Buku Panduan Manasik Haji di Jawa Tengah” di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Kamis, (7/5).  Ia menambahkan buku manasik perlu di rekontruksi ulang. Namun terlebih dahulu harus melakukan mengklasifikasi isi buku secara tematik untuk memetakan permasalahan yang ada.

“Merekontruksi Buku tuntunan manasik haji, umrah, buku doa dan zikir manasik haji Kementerian Agama juga dapat dilakukan berdasarkan hasil evaluasi atau penilaian buku tersebut pada aspek kegrafikaan dan aspek penyajiannya,” lanjut Aris.


Sumber : Balai Litbang Agama Semarang

Penulis : Fathurozi

Editor : Fathurozi

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP