Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
Kokohkanlah Jiwa Raga Kami, Untuk Menjaga Keindahan Negeri Kami

Kokohkanlah Jiwa Raga Kami, Untuk Menjaga Keindahan Negeri Kami

Selasa, 17 Agustus 2021
Kategori :
77 kali dibaca

(Semarang,17 Agustus 2021) Balai Litbang Agama Semarang dalam rangka menyambut peringatan HUT RI ke-76 Tahun 2021 ini mengadakan kegiatan upacara secara virtual di rumah masing-masing. Merujuk pada Surat Edaran Kepala Balai Litbang Agama Semarang dengan nomor 2711/Blt.02.1/HM.03/08/2021 yang mengacu pada surat Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor B-620/M/S/TU.00.04/08/2021 tentang Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Kemerdekaan Republik lndonesia (Rl) Tahun 2021 dan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021 Pada Kementerian Agama.

Surat ini memiliki dua poin isi, poin pertama yaitu Peringatan HUT RI di lingkungan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang dilaksanakan secara virtual dengan mengikuti Upacara Proklamasi di Istana Negara. kemudian poin selanjutnya yaitu ASN Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang  untuk berfoto di depan TV saat upacara berlangsung dengan memakai seragam Hitam Putih, dan dilaporkan kepada Kasubbag Tata Usaha. Bukti foto ini akan dijadikan kolase untuk kenang-kenangan menggantikan foto bersama yang biasa dilakukan pada upacara peringatan HUT RI sebelum mas apandemi covid-19.

Sedangkan dalam upacara kenegaraan, Menag Yaqut Cholil Qoumas didaulat oleh Presiden Joko Widodo untuk membacakan doa pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka. Menag melantunkan harapan agar para pemimpin dan warga diberikan anugerah kepekaan untuk menangkap dan mensyukuri keindahan kemerdekaan, kehidupan, kemanusiaan, kesederhaan, keindahan kasih sayang dan saling menyayang, serta keindahan kebijaksanaan dan keadilan.

“Anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami, kemampuan mensyukuri nikmat anugerahMu dalam sikap-sikap indah yang Engkau ridlai. Selamatkanlah jiwa-jiwa kami dari noda-noda yang mencoreng keindahan martabat kami,” demikian doa Menag setelah diawali dengan basmalah, hamdalah, dan shalawat Nabi.

"Kokohkanlah jiwa raga kami, untuk menjaga keindahan negeri kami," harap Menag. (Ry*)

Berikut doa yang dibacakan oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam upacara HUT ke-76 Kemerdekaan RI

Bismillahirrahmanirrahim

Ya Allah, ya Tuhan kami,
Wahai Keindahan yang menciptakan sendiri segala yang indah,
Wahai Pencipta yang melimpahkan sendiri segala anugerah,
Wahai Maha pemurah yang telah menganugerahi kami negeri sangat indah dan bangsa yang menyukai keindahan,
Ya Allah yang telah memberi kami kemerdekaan yang indah,

Demi nama-nama agungMu yang maha indah
Demi sifat-sifat suciMu yang maha indah
Demi ciptaan-ciptaanMu yang serba indah
Anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami
kepekaan menangkap dan mensyukuri keindahan anugerahMu.
Keindahan merdeka dan kemerdekaan
Keindahan hidup dan kehidupan
Keindahan manusia dan kemanusiaan
Keindahan kerja dan pekerjaan
Keindahan sederhana dan kesederhanaan
Keindahan kasih sayang dan saling menyayang
Keindahan kebijaksanaan dan keadilan
Keindahan rasa malu dan tahu diri
Keindahan hak dan kerendahan hati
Keindahan tanggung jawab dan harga diri.

Ya Allah, ya Tuhan kami
Anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami
kemampuan mensyukuri nikmat anugerahMu dalam sikap-sikap indah yang Engkau ridlai
Selamatkanlah jiwa-jiwa kami dari noda-noda yang mencoreng keindahan martabat kami.

Pimpinlah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami
ke jalan indah menuju cita-cita indah kemerdekaan kami.
Kuatkanlah lahir batin kami
untuk melawan godaan keindahan-keindahan imitasi yang menyeret diri-diri kami dari keindahan sejati kemanusiaan dan kemerdekaan kami.
Merdekakanlah kami dari belenggu penjajahan apa saja selain Allah
termasuk diri kami sendiri.
Kokohkanlah jiwa raga kami
untuk menjaga keindahan negeri kami.

Yaa Nuuru, Wahai Maha Cahya
di atas segala cahya,
Pancarkanlah cahyaMu di mata dan pandangan kami
Pancarkanlah cahyaMu di telinga dan pendengaran kami
Pancarkanlah cahyaMu di mulut dan perkataan kami
Pancarkanlah cahyaMu di hati dan
keyakinan kami
Pancarkanlah cahyaMu di pikiran dan sikap kami
Pancarkanlah cahyaMu di kanan dan kiri kami
Pancarkanlah cahyaMu di atas dan bawah kami
Pancarkanlah cahyaMu di dalam diri kami

Pancarkanlah cahyaMu yaa Maha Cahya
Agar kami dapat menangkap keindahan ciptaanMu dan meresapinya dapat menangkap keindahan anugerahMu dan mensyukurinya
dapat menangkap keburukan jalan sesat setan dan menghindarinya

Pancarkanlah cahyaMu, ya Maha Cahya
Agar kami dapat menangkap keindahan kebenaran dan mengikutinya
dapat menangkap keburukan kebatilan dan menjauhinya
Agar kami dapat menangkap keindahan kejujuran dan menyerapnya
dapat menangkap keburukan kebohongan dan mewaspadainya

Pancarkan CahyaMu, ya Maha Cahya
Sirnakan dan jangan sisakan sekelumit pun kegelapan
di batin kami.

Ya Allah, kami berdoa dengan menyebut nama-nama indahMu,
seperti yang Engkau perintahkan;
maka kabulkanlah doa kami,
seperti yang Engkau janjikan.

Amin


Sumber : Balai Litbang Agama Semarang

Penulis : Ryo Yudowirawan

Editor : Ryo Yudowirawan

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP