Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
Katalog Online sebagai Strategi Pelestarian Naskah di Era Digital

Katalog Online sebagai Strategi Pelestarian Naskah di Era Digital

Selasa, 19 April 2016
Kategori :
114 kali dibaca

Sampang, 19 April 2016. “Indonesia memiliki ribuan naskah yang tersebar di penjuru Nusantara, jumlah yang sangat banyak tersebut perlu diinventaris dan dilestarikan supaya keberadaannya tetap terjaga. Pelestarian yang memungkinkan di era digital ini adalah katalogisasi dan digitalisasi.” Demikian yang disampaikan oleh Fakhriati, salah satu narasumber pada kegiatan Workshop Penyusunan Katalog Naskah Keagamaan Madura. Mengangkat tema strategi pengembangan naskah di era digital, Fakhriati mengungkapkan bahwa tindakan penyelamatan dan pelestarian naskah harus dilakukan bersama-sama. Banyak naskah kuno yang lepas ke luar negeri karena kurangnya pengertian dan sosialisasi terhadap para pemilik dan pewaris naskah bahwa naskah-naskah kuno tersebut merupakan salah satu aset negara yang harus diselamatkan.

Sedikit dari pemilik naskah yang mengetahui proses pemeliharaan naskah yang baik karena mayoritas naskah yang diinventarisir, kondisinya sudah rusak dan rapuh. Beberapa di antara mereka yang memiliki perhatian untuk menjaga keutuhan naskah, melakukan tindakan sebatas menaruh cengkeh dalam tempat penyimpanan. Menurut Fakhriati, untuk memelihara keutuhan naskah perlu penanganan khusus. Selain itu juga perlu adanya kegiatan digitalisasi katalog supaya isi naskah tetap bisa dibaca tanpa perlu menyentuh naskah asli, karena semakin sering naskah dipegang oleh banyak orang naskah tersebut akan semakin rentan rapuh.

“Untuk mendigitalkan naskah, sebaiknya tidak dilakukan berkali-kali karena apabila naskah sering dikeluarkan akan membuatnya rentan rusak. Secara akademis juga pemotretan naskah hanya boleh dilakukan sekali. Nakah yang disajikan secara online juga harus kita pantau supaya tidak disalahgunakan penggunaannya.” Tambah Fakhriati. Katalog online menyediakan akses mudah kapanpun bagi siapapun. Dengan adanya katalog online, naskah yang asli bisa tetap utuh dan terjaga.


Sumber : Balai Litbang Agama Semarang

Penulis : Mustolehudin

Editor : Mustolehudin

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP