Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
Inventarisasi dan Digitalisasi Karya KH. Ahmad Rifai

Inventarisasi dan Digitalisasi Karya KH. Ahmad Rifai

Kamis, 8 Oktober 2020
Kategori : berita
22 kali dibaca

Dalam seminar di The Azana Hotel Semarang tanggal 08 Oktober 2020 tentang hasil penelitian Inventarisasi dan Digitalisasi Karya KH. Ahmad Rifai di Jawa Tengah tim peneliti Balai Litbang Agama Semarang menyajikan hasil hasil temuan dilapangan yang di telusuri di empat kabupaten kota yang berada di Jawa Tengah yaitu kabupaten Pati, Pekalongan Wonosobo dan Kendal. Dari hasil penelusuran ini tim peneliti bidang Lektur Khazanah Keagamaan Balai Litbang Agama Semarang yang di komandani oleh Roch. Aris Hidayat menemukan 98 kitab/naskah karya ulama besar KH. Ahmad Rifai dan juga menemukan 45 kitab/naskah dari murid-murid KH. Ahmad Rifai.

Moch Lukluuil Makmun salah satu anggota peneliti Balai Litbang Agama Semarang dalam seminar yang diikuti oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Kementerian Agama Kota Semarang, LP2 UIN Walisongo, LP2M UNWAHAS, Ponpes Rifaiyah Kota Semarang, Kab. Kendal, Pengurus Daerah Rifaiyah Kab. Wonosobo dan Kab Pekalongan, Pemilik Naskah, Ponpes Roudlotul Muttaqin Kab. Kendal, Manasa Jawa Tengah, NU online, SKM Amanat UIN Walisongo dan Peneliti Balai Litbang Agama Semarang menyampaikan bahwa masih ada beberapa kitab atau karya KH. Ahmad Rifai yang belum ditemukan. 
Moch. Lukluuil Makmun juga menyampaikan kenapa perlu diadakan penelitian tentang karya KH. Ahmad Rifai karena beliau adalah Kiai yang kharismatik yang menyampaikan ajaran Agama Islam dengan cara ceramah dan juga melalui tulisan/karya tulis.

Kepala Balai Litbang Agama Semarang Dr. Samidi, M.S.I. menyampaikan Inventarisasi dan Digitalisasi naskah atau kitab karya ulama ulama besar sangat penting agar masyarakat secara umum bisa ikut membaca atau mempelajari dan juga karya ulama ulama besar yang sudah berumur lebih dari 50 tahun ini perlu dijaga karena merupakan cagar budaya bangsa, sehingga karya ulama ini tidak hilang atau musnah begitu saja dan KH. Ahmad Rifai inilah yang juga memotori perjuangan perlawanan terhadap penjajah Belanda.


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP