Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
Buku Panduan Manasik Haji Kurang Bisa Dipahami

Buku Panduan Manasik Haji Kurang Bisa Dipahami

Kamis, 15 Januari 2015
Kategori :
29 kali dibaca

Kelihatannya pemerintah hanya memperhatikan persoalan yang mengenai pelayanan yang bersifat fisik, seperti pemondokan, konsumsi. Namun kurang memperhatikan hal-hal yang berkaitan ibadah.

Hal ini dikatakan Roch Aris Hidayat peneliti lektur khazanah keagamaan Balai Litbang Agama Semarang (Blas) dalam “Rapat Pengayaan Teori Penelitian Evaluasi Buku Panduan Manasik Haji di Jawa Tengah, di aula lantai 3 Blas, Kamis (15/01/2015). Ia menambahkan penelitian ini akan dilakukan di 10 kota/kabupaten yakni, Jepara, Surakarta, Magelang, Demak, Banyumas, Wonosobo, Kudus, Cilacap, Pekalongan, dan Tegal.

Lebih lanjut Aris menuturkan buku panduan manasik haji yang diterbitkan pemerintah masih kurang bisa dipahami calon haji (calhaj) karena bukunya terlalu tebal. ”Calhaj lebih paham membaca buku terbitan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH),” tandasnya.


Sumber : Balai Litbang Agama Semarang

Penulis : Fathurozi

Editor : Fathurozi

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP