Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
BLAS adakan Pembinaan Pegawai Sekaligus Halal Bihalal Idul Fitri 1433H

BLAS adakan Pembinaan Pegawai Sekaligus Halal Bihalal Idul Fitri 1433H

Senin, 9 Mei 2022
Kategori : berita
18 kali dibaca

(Semarang, 9 Mei 2022) Balai Litbang Agama Semarang memulai kegiatan pasca Idul Fitri dengan kegiatan Pembinaan Pegawai sekaligus Halal bi Halal yang dihelat di ruang aula lantai 3 gedung Balai Litbang Agama Semarang. Halal Bihalal tahun ini sedikit berbeda dari tahun lalu karena peneliti sudah bertransformasi ke BRIN (Badan Riset & Inovasi Nasional). Namun sesuai dengan tradisi yang dilakukan tak hanya pegawai purna saja yang diundang, tetapi mantan pegawai yang sudah pindah ke instansi lain dan juga peneliti yang sudah di BRIN tadi. Turut hadir sebagai pengisi tausiyah, Ustad Khoirul Amin, S. Ag., A. H. dari Semarang. 

Dalam sambutannya, Dr. Samidi, S. Ag., M. S. I., mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri kepada seluruh tamu hadirin dan masih dalam suasana nan fitri ini memohon maaf secara lahir dan batin. Samidi mengungkapkan bahwa memang untuk peneliti harus pindah ke BRIN mau tidak mau jika masih menginginkan untuk jadi peneliti maka memang harus ke BRIN.

Kemudian dalam tausiyahnya, Ustad Khoirul Amin menguraikan makna halal bihalal yang mana intinya adalah urusan dosa sesama manusia, Allah belum mengampuni dosa kita sebelum meminta maaf kepada sesama insan manusia. Meminta maaf pun harus menguraikan pula kesalahan yang kita perbuat apa saja. Seperti Sabda Rasul, Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka berdua sebelum mereka berpisah.” (HR. Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah, dan Ahmad). Maka pintar-pintarlah kita dalam berlomba menghapus dosa, dan para alim ulama tugasnya menuntun kita untuk menjadikan umat Islam lebih baik lagi. Banyak sekali pendakwah yang menggunakan filosofi dan budaya kearifan lokal seperti yang sudah dilakukan oleh Wali Allah, Sunan Kalijaga. Bahkan sudah banyak kajian-kajian yang digelar di berbagai wilayah dan mereka berlomba-lomba untuk tampil beda dari yang lainnya. Bahkan sudah mulai ramai merambah dunia digital via media sosial

Puncak rangkaian acara Halal Bihalal ditutup dengan doa bersama kemudian berjabatan tangan dan bermaaf-maafan oleh seluruh hadirin.


Sumber : Balai Litbang Agama Semarang

Penulis : adminblas

Editor : Ryo Yudowirawan

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP