Top
    bla_semarang@kemenag.go.id
024 7601327
Benchmarking Pengelolaan IT Di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Benchmarking Pengelolaan IT Di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Jumat, 23 Maret 2018
Kategori : Berita Kecil
103 kali dibaca

Misi yang diemban tim yang terdiri dari pengelola jurnal dan IT BLASemarang kali ini adalah menimba ilmu dengan pengelola jurnal dan juga tim IT di UIN Sunan Kalijaga. Hal ini ditempuh karena perlu dilakukan pengembangan, beberapa kali aplikasi jurnal dan juga website dihack. Untuk mengatasinya harus melewati jalur ke Kemenag Pusat dengan waktu perbaikan yang tidak singkat. Oleh karena itu pengelola BLAS berupaya berbenah diri dengan mengelola server sendiri.

Tim BLAS dipertemukan oleh Bapak Hendra  kepala PTIPD UIN Sunan Kalijaga dan ahli di bidang security website dan pengelolaan teknologi infomasi. Juga Bapak Ndaru yang ahli pengelolaan website. “Banyak website bagus dan dikelola oleh lembaga yang besar tidak luput dari hacker, sebagus apapun website dan securitynya tetap saja mempunyai potensi di hack,”jelas Hendra.

Pengamanan website dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari server, pengaturan domain, pengaturan subdomain, dan pengaturan user password. Cara yang pertama tentunya tempat server tersebut, dimana letak server diletakkan dan juga installasinya. Ruangan yang steril dan aman menjadi hal wajib untuk peletakan server. Kemudian harus ditunjang dengan pendukung server, seperti listrik 24 jam ( jaringan listrik yang stabil), keamanan lokasi, sirkulasi udara yang memadai juga pengamanan dari gempa,kebakaran atau banjir.

Berikutnya adalah SDM ( sumber daya manusia ) yang nantinya akan mengelola server tersebut, memang harus ada orang yang bisa dalam hal ini. Fungsinya memangkas waktu jika ada perubahan, setting perangkat dan software. Memang bisa juga menggunakan orang ahli untuk maintenance, biasanya hanya untuk installasi awal, selanjutnya pengelola harus dapat belajar maintenance sendiri. Belum lagi tentang coding yang harus dilakukan oleh pengelola agar website jurnal maupun website BLAS dapat bekerja secara maksimal. Karena dapat pula website menjadi down  gara gara terlalu banyak yang akses, atau berbagai faktor lain.

Di penghujung hari tim BLAS yang dipimpin oleh Bapak Arif, akhirnya memperoleh ilmu yang sangat bermanfaat dan banyak hal yang perlu dipesiapkan sebelum benar-benar migrasi dari server kemenag ke server sendiri. “Jangan kasih kendor semangatnya” itu yang terpenting. (*krt)


Sumber : Balai Litbang Agama Semarang

Penulis : M. Purbaya/ Admin

Editor : M. Purbaya

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP