Mematangkan diri di Tengah Derasnya Laju Informasi

0
57

Melanjutkan rangkaian kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Bidang Lektur Khazanah Keagamaan dan Organisasi Balai Litbang Agama Semarang, kegiatan serupa kali ini dilaksanakan di Hotel Atria Magelang dengan dihadiri oleh para pengajar dari MA Yajri dan juga perwakilan dari Kemenag Kabupaten Magelang. Turut hadir sebagai Narasumber yaitu Muhammad Shohibul Wafa, Kepala Kemenag Kabupaten Magelang dan Dr. Samidi, Kepala Balai Litbang Agama Semarang.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Magelang menyampaikan bahwa fenomena dasar pesantren dapat membentuk karakter manusia dasar yang seutuhnya. Dalam artian, pola asuh pesatren lah yang saat ini dibutuhkan dalam mendidik generasi penerus bangsa.

“Dengan derasnya laju informasi saat ini, dibutuhkan kematangan dalam menangani informasi yang diterima karena tidak semuanya valid. Sementara, para siswa atau santri yang masih memasuki usia produktif belum memiliki kematangan dalam mengolah informasi yang mereka terima”  kata Muhammad Shohibul Wafa.

Kepala Balai turut menambahkan, Literasi media menjadi problem tersendiri bagi pesantren salaf yang kental menjaga tradisi adat istiadat pesantren, salah satu kebijakannya santri dilarang membawa alat Handphone. Bahkan ada anggapan bahwa internet membawa dampak buruk bagi para santri. Problem ini akan dicarikan solusinya.

“Tidak semua teknologi membawa dampak buruk bagi sekolah dan siswa, sebaliknya teknologi memberikan manfaat, itu tergantung pemakainya.” (p.a)