Kerukunan Modal Kemajuan

0
104

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama (BLA) Semarang melaksanakan upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-74, Jumat 3 Januari 2020. Upacara yang digelar di halaman kantor ini diikuti oleh seluruh pegawai BLA Semarang.

Kepala BLA Semarang Dr. Samidi, S.Ag., M.S.I. bertindak sebagai inspektur upacara. Pada kesempatan ini inspektur membacakan amanat Menteri Agama Fachrul Razi pada HAB Kementerian Agama ke-74. HAB tahun ini mengangkat tema “Umat Rukun Indonesia Maju”. Menteri Agama berpandangan bahwa kerukunan umat beragama menjadi titik tolak kemajuan bangsa Indonesia yang majemuk baik diri sisi suku, agama, dan budaya.

“Saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama di Pusat dan di Daerah, agar menjadi agen perubahan dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama di Tanah Air. Kerukunan antar umat beragama merupakan modal kita bersama untuk membangun negara dan menjaga integrasi nasional,” kata Menteri Agama sebagaimana dibacakan Samidi.

Setidaknya 6 poin penting diserukan Menteri Agama kepada seluruh ASN Kementerian Agama. Pertama, memahami sejarah, regulasi, serta tugas dan fungsi Kementerian Agama dalam konteks relasi agama dan negara. Kedua,  menjaga idealisme, kejujuran, integritas dan budaya kerja di tengah arus kehidupan yang serba materialistis. Ketiga, menanamkan bahwa bekerja adalah ibadah dan melayani masyarakat adalah sebuah kemuliaan. Keempat, memperkuat ekosistem pembangunan bidang agama antarsektor dan antarpemangku kepentingan, baik sesama institusi pemerintah, tokoh agama, organisasi keagamaan dan segenap elemen masyarakat. Kelima, merangkul semua golongan dan potensi umat dalam semangat kebersamaan, kerukunan, persatuan dan moderasi beragama. Keenam, mengimplementasikan visi dan misi pemerintah ke dalam program kerja Kementerian Agama di semua unit kerja pusat, daerah, dan Perguruan Tinggi Keagamaan. [syafa’]