Memoderasi Generasi Milenial dengan Vlog

0
35

Balai Litbang Agama (BLA) Semarang mendorong pelajar untuk menjadi agen moderasi bagi kalangan milenial. Pelajar diajari membikin video blog (vlog) untuk meyebarluaskan konten-konten moderatisme dalam beragama.

Kepala BLA Semarang Dr. Samidi, M.S.I. mengatakan bahwa anak-anak muda sekarang ini lebih menguasai gadget. Karakteristik konten yang disukai dan diakses anak muda dengan gadget adalah video. Karena itu BLA Semarang mengelar workshop penyusunan panduan pembuatan vlog bagi pelajar atau mahasiswa.

“Harapannya para pelajar mampu berkreasi mengaktualisasikan pikiran untuk meciptakan konten video dengan tema kehidupan agama yang moderat,” kata Samidi ketika membuka kegiatan FGD Literasi dan Moderasi Agama di Kalangan Milenial, Rabu (04/10/2019).

Rangkaian kegiatan workshop melibatkan mahasiswa UGM, UIN Sunan Kalijaga, UKDW, ISI, dan Universitas Sarjana Tamansiswa. Selain itu juga melibatkan pelajar dari SMA Muhammaiyah I Yogyakarta, MAN 1 Yogyakarta, SMA N 1 Yogyakarta, SMK Bopkri, dan Pondok Pesantren Bina Umat.

Samidi menambahkan, belakangan ini ini marak konflik yang mengatasnamakan agama, atau sebaliknya konflik politik yang dibalut agama yang melibatkan kalangan milenial. Ini menjadi tantangan bagi generasi milenial untuk memoderasi pemahaman keagamaan di kalangannya.

Kekuatan Jejaring Media Sosial

Iman Fadilah, M.S.I. selaku narasumber mengatakan bahwa jejaring dalam media sosial merupakan kekuatan yang tidak bisa dihindari. Media sosial digunakan sebagai sarana berkomunikasi dan penyampaian informasi secara cepat. Namun juga sering digunakan sebagai sarana tindakan negatif, misal kriminal.

Menurut Iman, dalam konteks agama, media sosial kerap digunakan untuk memprovokasi agama atau kelompok lain. Konten-konten agama yang radikal juga disebarkan melalui media sosial.

Akan tetapi media sosial juga potensial bisa digunakan untuk menyebarkan konten-konten keagamaan yang moderat. Yakni konten-konten yang menebarkan rasa toleransi dan kerukunan di kalangan milenial. [syafa’]