Meningkatkan TOR Penelitian dan Pengembangan

0
16

Term Of Reference (TOR) kegiatan penelitian dan pengembangan dari Bidang Lektur dan Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi yang diajukan ke Perencanaan. Tor dinilai perlu adanya perbaikan karena kurang mengambarkan kegiatan secara utuh.

Demikian disampaikan Arif Gunawan Santoso dalam Kegiatan Pembahasan RKA-KL 2020, di Hotel Pandanaran Semarang, Senin (23/9). Ia menambahkan TOR sangat dibutuhkan untuk sebuah informasi bagaimana sebuah kegiatan akan dilaksanakan, mulai dari awal sampai akhir kegiatan selesai.

“TOR yang berisi membahas jenis, penanggungjawab kegiatan latar belakang dan dasar hukum dan gambaran umum serta biaya yang dibutuhkan,” ungkap Arif.

Subkhan Ridlo menuturkan dalam penelitian kajian naskah Mankunegaran, memerlukan penerjemah, karena tidak semua peneliti bisa menerjemahkan tulisan aksara Jawa.

“Kebutuhan akan penerjemah karena penting, bisa disampaikan di TOR penelitian. Biaya penerjemah bisa dianggarkan dengan menjadi narasumber Focus Group Discussion (FGD), tegas Arif. [oz]