Tidak Perlu Berkiblat Ke Negara Asing Soal Khazanah

0
33

Balai Litbang Agama Semarang sudah mengumpulkan kurang lebih 450 naskah Madura yang sudah diuji, diverifikasi, dan dikonservasi, lalu diamankan, kemudian didigitalisasi agar menjadi kekayaan khazanah intelektual kita yang bisa dimanfaatkan masyarakat luas nantinya.

Demikian pemaparan Prof. Dr. H. Moh. Isom, M. Ag dalam kegiatan Launching Repositori Online Naskah Keagamaan Madura di hotel Horison Arcadia Surabaya, Selasa (27/08). “Kami harap kawan di Balai Litbang, minimal bisa mengamankan naskah-naskah dari Sabang – Merauke, kemudian didigitalisasi, dikonservasi untuk digunakan generasi penerus bangsa,” tambah Isom.

“Kita sebenarnya tidak perlu berkiblat ilmu ke negara lain, bangsa kita kaya ilmu khazanah intelektual, namun masih belum digali lebih dalam lagi oleh masyarakat kita dikarenakan keterbatasan ilmu SDM, makanya perlu adanya reinventing khazanah ,penemuan kembali khazanah intelektual agar kekayaan kita harus tetap jadi milik kita dan harus kita lestarikan,” ungkap Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI. (ry*)