Pentingnya Penyelamatan Naskah Keagamaan Melalui Proses Digitalisasi dan Repositori

0
59

Tim Lektur Khazanah Keagamaan & Manajemen Organisasi Balai Litbang Agama Semarang menggelar workshop penyusunan dan pembuatan repositori online manuskrip keagamaan. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 27-30 Agustus 2019 di Hotel  Arcadia Horison Surabaya tersebut dihadiri oleh pemilik naskah dari Madura, pustakawan, pemerhati naskah, akademisi, serta beberapa instansi terkait sekaligus me-launching secara resmi Repositori Online Naskah Keagamaan Balai Litbang Agama Semarang.

Kepala Balai Litbang Agama Semarang, Dr. Samidi, M.S.I., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan Tim Lektur dan Khazanah Keagamaan naskah-naskah di Madura dari kegiatan inventarisasi sampai proses digitalisasi yang kemudian diunggah kedalam repositori online.

“Jadi ini merupakan rangkaian acara penelitian naskah-naskah keaagamaan di Madura yang kemudian di-online-kan, saya ingat salah satu naskah yang ditemukan di Madura menceritakan tentang manfaat tembakau, yang mana hukumnya setara dengan naik haji, kenapa bisa? karena setelah diteliti pada masa itu (abad 18-19) tembakau menjadi komoditas ekspor utama pulau Madura yang menghasilkan nilai ekonomis tinggi. oleh sebab itu para petani tembakau bisa naik haji. oleh sebab itu, kegiatan repositori ini merupakan upaya dalam penyelamatan naskah nasion melalui inventarisasi dan digitalisasi. Langkah selanjutnya hasil digital tersebut kita onlinekan,”kata Samidi. (ry*)