Pendampingan PTKp Bagi Pengawas Secara Bertahap

0
59

Kepala Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Prof. Amsal Bahtiar, M.A. menegaskan program pendampingan penelitian tindakan kepengawasan (PTKp) bagi pengawas mesti dilakukan secara riil. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Workshop Penyusunan Pedoman PTKp bagi Pengawas yang diselenggarakan oleh Balai Litbang Agama (BLA) Semarang di Hotel Best Western Solo Baru, Sukoharjo, pada tanggal 13-16 Agustus 2019.

Amsal, sapaan akrab dia, mengatakan bahwa penyusunan buku pedoman PTKp adalah langkah awal. Langkah selanjutnya adalah mendorong para pengawas untuk benar-benar melakukan riset untuk memecahkan berbagai problem di madrasah.

“Pedoman tentang penelitian kepengawasan ini penting. Tetapi jauh lebih penting adalah melakukan penelitian itu sendiri. Katakanlah ada 10 pedoman penelitian, tetapi tidak ada kegiatan penelitiannya maka itu percuma,” kata Amsal (13/08/2019)

Menurut Amsal, sebenarnya para pengawas yang tugas kesehariannya mengawasi madrasah memiliki banyak data. Aktivitas kepengawasan madrasah berhadap-hadapan dengan berbagai masalah. Ada masalah yang terjadi berulang hinnga bisa dipecahkan masalahnya. Realitas yang terjadi di lapangan itulah data-data yang bisa dijadikan sebagai bahan penelitian dan ditulis secara ilmiah.

“Salah satu tugas pengawas adalah melakukan PTKp. Bapak/Ibu pengawas di lapangan tentunya memiliki data yang kaya. Tetapi masalahnya adalah bagaimana memformulasikan hal itu secara ilmiah dan mengabstraksikannya ke dalam teori untuk memecahkan masalah. Maka di sinilah pentingnya pedoman PTKp yang disusun BLA Semarang,” kata Amsal.

Pendampingan Bertahap

Amsal pun menyarankan agar BLA Semarang melakukan pendampingan PTKp bagi pengawas secara bertahap. Pendampingan itu dimulai dari penyusunan pedoman yang sedang dilakukan, kompetisi proposal, hingga pelaksanaan penelitian dan pelaporan.

Pendampingan PTKp bagi pengawas bisa dilakukan dalam 3 tahap. Tahap I penyusunan pedoman, tahap II mengundang para pengawas dan guru untuk mengjajukan proposal penelitian, tahap ketiga pelaksanaan penelitian dan penulisan.

“Tahun ini kita sudah susun pedoman PTKp. Tahun berikutnya kita undang para pengawas dan guru untuk submit proposal penelitian, yang lolos seleksi bisa diberikan insentif dana penelitian. Tahun berikutnya pelaksanaan penelitian dan pelaporan. Para peneliti BLA Semarang bisa diperankan dalam seleksi proposal dan pendampingan pada tahap pelaksanaan penelitian,” kata Amsal. (syafa’)