Pedoman PTKp untuk Tingkatkan Kualitas Kepengawasan Madrasah

0
92

Balai Litbang Agama (BLA) Semarang melakukan pengujian draf final pedoman penelitian tindakan kepengawasan (PTKp) bagi guru madrasah. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Aston Imperium Purwokerto ini melibatkan guru, pengawas, dan kepala madrasah dari Banyumas, Kebumen, Banjarnegara, Temanggung, Kota Pekalongan, Pemalang, Kota Tegal, dan Kab. Tegal.

Acara yang dihelat selama empat hari ini dibuka oleh Kepala Puslitbang Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Prof. Amsal Bahtiar pada Senin 05 Agustus 2019. Menurut Amsal, kegiatan ini penting dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas kepengawasan madrasah.

“Saya menaruh harapan terhadap kegiatan ini. Penyusunan buku ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepengawasan madrasah. Bukan hanya kualitas formal yang bersifat administratif, tetapi kualitas kualitas kepengawasan yang substansial, kepengawasan yang dapat meningkatkan kualitas guru dan siswa,” kata Amsal.

Buku panduan penelitian tindakan kepengawasan ini disusun guna memberikan pedoman bagi para guru atau madrasah dalam melakukan penelitian terhadap pelaksanaan kepengawasan madrasah. Penelitian tersebut juga bersifat penilaian terhadap efektivitas tindakan kepengawasan.

Kegiatan ini adalah tahap pengujian draf final yang menjadi rangkaian penyusunan buku pedoman penelitian tindakan kepengawasan. Penyusunan draf sebelumnya dilaksanakan di Pemalang dan Kudus pada bulan Juli 2019 dengan melibatkan stakeholder Kementerian Agama dari sejumlah kabupaten/kota di sekitarnya.

Amsal menambahkan bahwa tahap ini adalah finalisasi sebelum buku pedoman diterbitkan dan disosialisasikan ke madrasah. Finalisasi ini bertujuan agar nantinya implementasi buku panduan relevan diterapkan di madrasah.

Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama akan senantiasa mendorong produk penelitian yang dindaklanjuti dalam kegiatan pengembangan ini bisa digunakan oleh mitra, yaitu Ditjen Pendis, khususnya Direktorat Madrasah. Direktorat itulah  yang lebih efektif untuk memberikan instruksi agar pedoman bisa disosialisasikan dan diimplementasikan di seluruh Indonesia.

“Di sinilah pentignya, hasil-hasil kelitbangan oleh Badan Litbang, khususnya BLA Semarang, memiliki dampak yang signifikan bagi peningkatan kepengawasan madrasah,” kata Amsal. (syafa’)