Pendidikan Karakter Menguatkan Religiusitas Kepada Tuhan

0
38

Balai Litbang Agama Semarang mengadakan serangkaian kegiatan seminar Hasil Penelitian Tahap I tahun 2019 dengan tema “Survei Karakter pada Peserta Didik pada Madrasah dan SMA” dilaksanakan di Hotel Santika Pekalongan pada 17-20 Juni 2019. Dihadiri oleh kurang lebih 30 peserta undangan dari Instansi Kementerian Agama Pekalongan, guru SMA dan Madrasah.

Kegiatan ini  merupakan kontinuitas dari penelitian tahun 2018 yang merupakan pengembangan penelitian BLA Semarang. Tahun lalu merupakan Indeks Intergritas Peserta Didik pada jenjang pendidikan menengah. Perbedaan utama nya adalah karakter lebih luas dari pada intergritas. Maka penelitan ini bagus untuk di kembangkan lebih jauh lagi. Hal ini disampaikan Kepala Badan Litbang dan Diklat Prof. H. Abdurrahman Mas’ud, Ph.D., pada pembukaan acara sekaligus menyampaikan materi.

Sebenarnya tidak ada orang yang tidak berkarakter, karena karakter itu sudah given (ada sejak lahir). Sehingga istilah yang muncul adalah PPK (penguatan pendidikan karakter).

Ada lima dimensi karakter siswa yang sedang diteliti, yakni Relijiusitas, Nasionalisme, Kemandirian, Gotong Royong, dan Integritas. Ini merupakan hasil “perasan” 18 nilai dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa (Kementerian Pendidikan Nasional (2010).

Hakikat pendidikan karakter adalah pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan siswa untuk memberikan keputusan baik dan buruk, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati

Semakin majunya sebuah bangsa, maka semakin tingginya intergritasnnya dan semakin sempurnanya karakternya. Aspek religiusitas lebih di tekankan dalam pendidikan karakter ini.

Semoga hasil penelitian ini menjadi manfaat bagi orang lain dan dapat menjadi rekomendasi menarik bagi penelitian-penelitian selanjutnya. (krt)