Nilai-nilai Pendidikan dalam Punika Wirit Wedharaning Cipta Sasmitaning Ngilmi

0
52

Dalam rangkaian acara FGD yang dilakukan BLA Semarang, tim Bidang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi, yang diwakili oleh Bapak Mustollehudin dan Ibu Nur Laili Noviani mengadakan kegiatan Focus group discussion di hotel Aston Surakarta ( 18/9). Kegiatan ini menggundang dari beberapa instansi, diantaranya Yayasan Sastra Lestari, IAIN Surakarta, IIM Surakarta,PSAP surakarta dan Kemenag kota Surakarta.

Turut menghadirkan narasumber, yaitu. Bapak Adi Deswijaya, S.S. M.Hum., dari Unvet Bantara Sukoharjo. Dalam paparannya beliau mengupas tentang Penciptaan Karakter dalam Wirid edharing Cipta Sasmitaning Ngilmi.  Manuskrip sebagai salah satu bentuk pembelajaran karakter yang dapat dijadikan sebagai sumber data bagi pendidikan karakter selanjutnya. Wirid Wedharaning Cipta Sasmita Ngilmi merupakan salah satu dari beribu-ribu manuskrip yang dapat dijadikan acuan dalam penelitian pendidikan karakter.

Sebagai contoh, satu dari 15 beberapa pendidikan karakter yang terkadung dalam manuscrip tersebut, diantaranya: 1) Beriman dan Bertakwa . Sadar akan posisinya sebagai makhluk.

– angangsu apepikulan warih (Manusia hidup harus tahu akan kehidupannya sehingga akan mengetahui siapa yang memberikan kehidupan padanya)

atining wuluh wungwang (Sesuatu mukjizat tidak bisa diterima dengan akal. Gaib itu nyata dan tanpa kinira. Anugrah Tuhan tan bisa kinaya ngapa)

adeging gesang punika saking dat sipat asma apngal (dari bahan memunculkan sifat, dari sifat memancarkan nama-nama luhur dan menjalankan asmaul husna/menjalankan kebaikan)

Dalam pengertian tersebut sangat terasa isi dari manuscrip yang sama dengan ajaran Islam. Begitu pula dengan isi-isi serat berikutnya.

Tujuan akhir dari diskusi ini banyak yang sependapat bagaimana cara agar serat-serat jawa menjadi dapat diserap oleh generasi “kekinian”. Mudah di akses dan bisa menjadi contoh pendidikan karakter dalam pelajaran sekolah melalui muatan yang terkandung dalam Serat Wirid Wedharaning Cipta Sasmitaning Ngilm, maupun serat yang lain. (krt)