Coaching Survey Indeks Kerukunan Umat Beagama

0
158

Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan litbang dan Diklat Kementerian Agama, berkerjasama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama semarang melakukan Survey Indeks Kerukunan Umat Beagama Tahun 2018. Kegiatan ini dikuti Peneliti Bidang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan.

Raudatul Ulum mengatakan survei ini, hendak menjaring pendapat publik secara nasional tentang kondisi kerukunan umat beragama di Indonesia, sehingga pemerintah dapat mengevaluasi program-program kerukunan, dan masyarakat menjadi tahu kondisi riil kerukunan di daerahnya.

“Sesuatu keluarga target survei, lakukan penentuan responden dalam suatu keluarga, setelah diketahui responden terpilih, lalu diwawancarai dan memberikan jawaban,” tambah Ulum dalam kegiatan Coaching Survey Indeks Kerukunan Umat Beagama.

Raudatul Ulum menegaskan, jika ada responden terpilih tidak bisa diwawancarainya dengan alasan sakit atau keluar kota, maka pilihan responden beralih ke anggota keluarga yang lain di Kartu Keluarga (KK) tersebut.

“Angket hanya boleh dipegang dan diisi oleh pembantu lapangan/enumerator/ pewawancara. Angket diisi melalui proses wawancara, tidak diberikan atau diisi oleh responden,” ungkap Ulum. (oz)