Praktek Pengalaman Lapangan UIN Walisongo Semarang

0
515

Lagi dan lagi, Balai Litbang Agama Semarang (BLAS) menerima mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Kali ini mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (Fuhum) UIN Walisongo Semarang. Ada 32 mahasiswa yang mengikuti PPL, 23 mahasiswa jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT) dan 9 mahasiswa jurusan Akidah dan Filsafat Islam (AFI). Diantar oleh dosen pembimbing lapangan, yaitu Sya’roni, M.Ag dan Hj. Sri Purwaningsih, M.Ag, mahasiswa diterima oleh koordinator peneliti Lektur dan Khazanah Keagamaan, Drs. Roch. Aris Hidayat, dan peneliti senior lektur yang juga alumni fakultas ushuludin UIN Walisongo, Dr. Samidi, M.S.I.

Selaku dosen pembimbing lapangan, Sya’roni M.Ag menyerahkan para mahasiswanya yang akan PPL (26-29 Juni 2018) di Balai Litbang Agama Semarang kepada koordinator peneliti Lektur. Dalam sambutannya, Sya’roni sangat berharap dengan praktikum di BLAS ini mahasiswa mendapatkan banyak ilmu, khususnya tentang penelitian sebagai bekal mereka untuk menyelesaikan studi, yaitu membuat skripsi. Khusus mahasiswa jurusan IAT agar dibekali dengan metode penelitian filologi, karena kajian Tafsir dengan perspektif filologi belum banyak dilakukan oleh mahasiswa UIN Walisongo. Demikian juga dengan mahasiswa jurusan AFI, agar mendapat inspirasi judul skripsi tentang perkembangan teologi dan filsafat saat praktikum di BLAS ini, lanjut Sya’roni.

Sebagai lembaga yang memiliki otoritas dibidang penelitian (riset), BLAS seringkali menjadi salah satu tempat praktikum mahasiswa untuk belajar seluk beluk penelitian. Maka tidak salah jika UIN Walisongo menempatkan mahasiswanya untuk praktikum di BLAS ini, demikian ungkap Aris Hidayat saat menerima penyerahan mahasiswa dari dosen pembimbing. Balai Litbang Agama Semarang yang memiliki banyak hasil penelitian, khususnya di bidang Lektur dan Khazanah Keagamaan, sudah lama menjadi tempat praktikum mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, seperti UNS, IAIN Surakarta, Undip, dan juga UIN Walisongo.

Setelah acara serah terima mahasiswa selesai, acara dilanjutkan dengan pemberian materi. Pembekalan materi filologi disampaikan oleh Dr. Samidi, M.S.I, yang mengungkapkan tentang kekayaan naskah nusantara. Ada banyak naskah karya ulama nusantara terkait dengan ilmu Alquran dan tafsir, selain itu juga banyak pemikiran kalam dan filsafat. Dengan beberapa contoh naskah yang disampaikan oleh Dr. Samidi, diharapkan mahasiswa yang praktik mendapatkan pencerahan, mendapat inspirasi untuk menulis skripsi. Saya selaku alumni Fakultas Ushuludin UIN Walisongo sangat bangga bekerja di Balai Litbang Agama ini, oleh sebab itu sedikit ilmu yang saya miliki dapat bermanfaat bagi adik-adik, memberikan inspirasi dan motivasi untuk segera menyelesaikan studi”, demikian diakhir himbauan Samidi selaku seniornya. (sam)