Hoaks Zaman Now dan Zaman Old

0
226

Beberapa tahun belakangan ini istilah hoaks sangat populer digunakan masyarakat Indonesia. Kata atau lema tersebut kini juga telah terdaftar di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Hoaks sendiri mempunyai arti ketidakbenaran suatu informasi, berita bohong, atau berita tidak bersumber. Hoaks diciptakan atas kepentingan orang-orang tak bertanggung jawab.

Sejatinya hoaks tidak hanya ramai di zaman ini. Berita hoaks juga santer disebarkan orang-orang zaman dulu untuk menjatuhkan martabat orang lain. Pada zaman Rasulullah pun sudah sering terjadi berita hoaks . Istri Rasulullah, Siti Aisyah RA, disebutkan pernah menjadi korban berita hoaks yang sempat menghebohkan kaum muslim saat itu. Siti Aisyah difitnah telah berselingkuh dengan Shafwan ibn Muaththal.

Yang membedakan hoaks sekarang ini dengan zaman Rasulullah adalah konten yang diutarakan. Hoaks zaman sekarang lebih “terencana” dibandingkan dengan zaman Rasulullah. Maka tidak heran jika hoaks sekarang ini semakin menjamur dengan begitu kreatifnya.

Pertanyaannya, mengapa sekarang kita baru resah? Apa hanya karena sang hoaks sekarang berubah menjadi komoditas yang dipolitisisasi? Ditambah lagi ketika hoaks sudah menyentuh pertarungan di arena kekuasaan. ( ary)