Workshop Deradikalisasi di Kalangan Remaja (ROHIS)

0
179

Magelang menjadi tempat pilihan Workshop yang di adakan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang pada tanggal 17 s.d. 20 April 2018. Acara yang berjudul “Deradikalisasi di Kalangan Remaja (ROHIS)”, workshop di hadiri oleh berbagai macam tokoh, dari dosen, guru sekolah, pembina rohis, penyuluh agama dan juga  pemangku kebijakan dari Instansi keagamaan setempat.

Acara yang berlangsung di Hotel Grand ARTOS Magelang diawali oleh sambutan dari  Koeswinarno selaku kepala BLAS ( Balai Litbang Agama Semarang). Diharapkan untuk 3 hari kedepan peserta berkontribusi aktif untuk mewujudkan hasil dan rekomendasi yang bermutu. Tentunya informasi yang didapat serta hasil penelitian Deradikalisasi di Kalangan Remaja dapat menjadi penelitian yang berkualitas.

Berikutnya dilanjutkan oleh pembukaan secara resmi kegiatan ini oleh Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Rohmat Mulyana Sapdi, dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa penelitian tentang radikalisme memang sudah banyak dilakukan di Balai seluruh Indonesia, hasil yang didapat tidak dapat dianggap remeh dilingkungan Balai, bahkan secara Nasional dapat diperhitungkan. Pernah ada lembaga survei nasional mempublikasikan hasil survei mereka di media, dan membuat sorotan dimana-mana. Padahal Balai Litbang Agama sudah melakukan penelitian dengan tema yang sama, jauh hari sebelum lembaga survei tersebut melakukan. Memang karena kebijakan kementerian yang tidak bisa sembarangan mempublikasikan hasil penelitian. Harus ada persetujuan dengan pimpinan. Hasil penelitian kita lebih ke memberi kebijakan kepada Menteri Agama dalam mengambil keputusan.

Semoga output dari penelitian ini dan workshop yang semakin mematangkan tema ini menjadi sangat bermanfaat. Mencegah orang menjadi radikal dari pendidikan sedini mungkin, karena masa remaja merupakan masa paling kritis, mereka mencari jati diri, menyerap ilmu dari manapun. Sehingga tugas kita, apalagi guru, penyuluh merupakan tugas yang berat sekali sekaligus mulia.