Pemimpin yang Efektif

0
171

Mataram (4 Agustus 2016). “Sebuah pesan bisa bermakna berbeda karena orang mengambil sudut pandang sendiri. Setiap orang memiliki potensi yang berbeda, kedisiplinan merupakan kunci kesuksesan bagi siswa”. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Balai Litbang Agama (BLA) Semarang, Prof. Koeswinarno pada saat membuka kegiatan Workshop Model Kepemimpinan Kepala Madrasah Aliyah di Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (1/8)

Sekolah favorit itu yang bersekolah hanya siswa-siswa yang pintar, wajar saja kelulusan memiliki nilai tinggi. Namun lebih berat lagi pada sekolah (madrasah) yang kurang peminatnya, guru harus bekerja keras untuk mencerdaskan anak-anaknya.

“Semua tipe kepemimpinan mengandung resiko. Masih terdapat kepala sekolah yang memiliki gaya kepimpinan otoriter yang selalu menekan bawahannya. Padahal kepala sekolah berfungsi sebagai manager yang menampung usulan-usulan dari guru yang sifatnya membangun”, tegas Koeswinarno.

Pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang bisa memperdayakan gaya dan karakter yang lekat. Kepala madrasah dan guru dalam mengajar tidak boleh menerapkan model yang sama karena murid memiliki karakter yang berbeda. Guru harus mengkolaborasikan sifat, karakter, lingkungan dan sikap.

Guru dalam mengajar siswa di kelas, harus kreatif menerapkan metode pelajaran sehingga pesan yang disampaikan akan mengena pada sasaran (siswa). Guru dalam menyampaikan mata pelajaran dikelas pasti ada gangguan. Namun gurus harus pandai mengelolanya. []

Arie/ags